Ngabuburit Di Gunung Telomoyo !

Ngabuburit Di Gunung Telomoyo !

Hay semua, bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga baik-baik saja ya. O iya kan sekarang masih bulan puasa nih, masih kuat kan puasanya? :D



Sobat roiz.web.id sudah pernah naik gunung kan? pasti ada yang sudah ada pula yang belum tentunya, nah bagi yang sudah pernah naik gunung, pernah nggak naik gunung waktu bulan puasa seperti saat ini?. Nah, ini sedikit cerita dari saya saat saya mencoba menaiki gunung sembari menunggu waktu berbuka puasa silahkan dinikmati hidangannya. #halah

Sembari menunggu dikumandangkannya adzan magrib kemarin saya sempat jalan-jalan ke salah satu gunung di daerah sekitaran Semarang, atau lebih tepatnya pinggiran Semarang, kok pinggiran?, ya karena memang tempatnya sudah masuk daerah kabupaten Magelang tapi lebih dekat dengan kabupaten Semarang, *bingung*.

O iya nama dari gunung ini adalah Gunung Telomoyo yang lokasinya cukup mudah dijangkau dengan kendaraan roda 2. Nah, saya berangkat dengan ke 4 teman saya, Adit, Bang Fer, Fuji, dan Daeng serta 2 orang teman Adit yang merupakan orang asli Semarang #katanya :D.

Berangkat dari kontrakan sekitar pukul 10 yang kemudian menuju daerah Tambelang di sekitaran kampus Undip atas, dan menuggu teman adit sekitar 15 menitan. Nah, setelah semuanya berkumpul lantas saya dan rombongan haji langsung berangkat ke tempat tujuan. #eh

Setelah meninggalkan Kota Semarang dan masuk ke Kabupaten Semarang perjalanan masih dilanjutkan lagi hingga melewati Kota Salatiga yang kemudian dilanjutkan dengan melewati jalan yang berkelak-kelok khas karakteristik jalan pegunungan.

Setelah kurang lebih 2 jam dari awal perjalanan, hawa dingin mulai menyeruak masuk kedalam tubuh hingga menusuk tulang *lebay*, apalagi diatas kendaraan bermotor yang saat itu berjalan sekitar 60 km/jam. Nah, sekitar pukul 12.30 saya beristirahat di salah satu masjid yang terletak dipinggir jalan raya yang menuju ke arah Kabupaten Magelang, saya lupa nama masjidnya, yang jelas di masjid tersebut saya dapat merasakan air yang begitu dingin *mirip air es* yang memang berasal dari sumber pegunungan.

Setelah merasakan dinginnya air pegunungan dan beristirahat sejenak, perjalanan saya lanjutkan kembali untuk masuk ke dalam desa-desa dengan melewati jalan yang lumayan kecil namun tetap beraspal. Dan sekitar 30 menit perjalanan saya dan teman-teman saya akhirnya sampai dipintu masuk dari Gunung Telomoyo ini.

Di pintu masuk gunung ini kami melakukan proses administrasi berupa membayar ongkos masuk yang dihitung berdasarkan motor yang saya gunakan. Setelah menyelesaikan urusan administrasi dengan warga yang berjaga dipintu masuk, ternyata perjalanan masih harus dilanjutkan dengan mendaki Gunung Telomoyo ini. Dan berdasarkan informasi yang saya dapatkan puncak gunung dapat dicapai sekitar 1 jam dengan mengendarai sepeda motor.

Naik gunung? pake motor?, iya memang tak seperti pendakian gunung yang kebanyakan berjalan kaki dan menggunakan tas-tas yang besar, pendakian gunung ini kami lakukan dengan mengendarai sepeda motor dan tanpa bekal apapun *kan lagi puasa*.
Ngabuburit Di Gunung Telomoyo !
Salah dua motor yang kami gunakan
Memang pada mulanya kondisi jalan yang mengarah ke puncak gunung ini terlihat bagus dan rata. Tetapi setelah ditengah perjalanan barulah terlihat bahwa kondisi jalannya sudah mulai rusak parah. Akibatnya disaat melewati jalan yang banyak kerikil dan batu kami harus berjalan dan dan mendorong motor untuk menghindari kejadian yang nggak kita inginkan.
Ngabuburit Di Gunung Telomoyo !
Kondisi jalan
Kurang lebih 30 menit perjalanan sudah terlalui, meskipun tidak sampai dipuncak Gunung Telomoto, pemandangan dari tempat saya berhenti sudah sangat menyejukkan mata, badan dan hati #halah. Ditempat ini kami beristirahat dan berfoto-foto sejenak dengan latar belakang pemandangan dari Gunung Andong yang terletak bersebelahan dengan gunung ini.
Ngabuburit Di Gunung Telomoyo !
terlihat Gunung Andong
Cukup beristirahat diatas ketinggian, perjalanan saya lanjutkan kembali untuk menuruni Gunung Telomoyo ini. Nah, untuk menuruni gunung ini kami sengaja mematikan motor dan memanfaatkan jalanan yang menurun untuk menggerakkan motor kami ini.
Ngabuburit Di Gunung Telomoyo !
Air terjun kecil
Setelah menuruni gunung sekitar 20 menit, saya dan rekan kembali beristirahat sejenak di saluran sumber air yang menjadi air terjung kecil diatas bebatuan pegunungan. Airnya yang jernih ini cukup  segar digunakan untuk membasuh muka, tapi jangan diminum ya kan lagi puasa. :D
Puas bermain air dan berfoto-foto perjalanan saya lanjutkan kembali untuk turun dan kembali ke Semarang.
Ngabuburit Di Gunung Telomoyo !
Saya, Adit, Bang Fer, Daeng, yang belakang ada fuji dan 2 orang temannya Adit
Memang pada waktu itu saya sengaja tidak sampai dipuncak karena kekhawatiran saya terhadap kendaraan yang kami gunakan, selain faktor kendaraan kami juga berfikir dua kali untuk melanjutkan perjalanan karena memang waktu itu kondisi jalan hancur parah.

Nah, sebagai tambahan untuk menutupi kekecewaan saya yang tidak bisa sampai dipuncak Telomoyo ini, saya sajikan beberapa gambar dari blogger yang pernah naik ke gunung ini hingga mencapai puncak.
Ngabuburit Di Gunung Telomoyo !
http://www.ardiannugroho.com
Ngabuburit Di Gunung Telomoyo !
https://katakatiku.wordpress.com
Mungkin hanya cerita singkat ini yang bisa saya bagikan disaat saya dan ke 6 teman saya tersebut menghabiskan hari untuk menunggu adzan magrib dengan mengunjungi Gunung Telomoyo di daerah Kabupaten Magelang ini.

O iya hanya sedikit saran bagi siapa saja yang hendak berkunjung atau naik ke Gunung Telomoyo ini. Pertama, pastikan kondisi badan dan kendaraan yang akan digunakan dalam kondisi fit.
Kedua, ini yang paling penting kayaknya, pastikan atau gunakan seseorang dengan skil mengendarai motor yang cukup memadai sebagai pengemudi motor, karena track yang dilalui ketika naik maupun turun gunung tak semudah yang dibayangkan.
Ketiga, pastikan bahan bakar dalam kondisi full, kan nggak lucu kalo diatas gunung kehabisan bahan bakar hehe. Terakhir, kalo mau pemandangan yang lebih indah lagi naiklah pada pagi hari sebelum melebihi jam 10 karena pada waktu itu kabut masih belum turun, dan pemandangannya begitu indah. Dari gunung ini sebenarnya bisa melihat beberapa gunung didaerah Jawa Tengah ketika tak tertutup kabut.

Sedikit tambahan lagi, tak lupa pula ucapan terima kasih kepada 2 orang teman Adit yang sudah sudi menemani perjalanan ini, kemudian kepada Adit yang rela hape dan kameranya tak pinjami terus *hehe*.

Sekian.

17 comments:

  1. wah ngabuburitnya jauh sekali tapi terlihat seru

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha jauh tapi lumayan menyenangkan mbak...gak berasa tiba-tiba magirib aja :D

      Delete
  2. Jalanannya Extreme haha untung motor maticnya bisa melewatinya.. btw pemandangannya bagus :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha bau gosong tapi itu motor maticnya mas dede..tapi alhamdulillah aman meskipun tak sampai di puncaknya,.hehe
      iya mas..hehe seger lihatnya :D

      Delete
  3. Dulu tahun 2000 pernah kesitu, jalan masih mulus karena di puncak ada tower HP yg masih terawat. Bermalam di puncaknya pakai tenda, dinginnya mantap..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sempet dengar cerita juga katanya dulu jalannya masih mulus eh lakok waktu kesitu hancur betul jalannya..:D
      wah bisa tuh lain waktu nyoba sampai dipuncak terus ngecamp :D.

      Delete
  4. wuiihh... liat fotonya aja saya udah rada pusing kak :3 tinggi uy :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaa... pusing gegara kenapa nih..fotonya yang agak buram apa kurarng jelas..#eh :D..

      Delete
  5. Saya seumur-umur belum pernah naik Gunung mas. Tapi itu jauh juga ya perjalanan nya, pasti seru banget ya sekalian ngabuburit

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah bisa lah dicoba sekali-kali naik gunung..insyaallah bakalan pengen naik lagi meskipun maksa :D..hehee

      Delete
  6. Keren banget bang pemandangannya :) tapi apa gak capek tuh puasa-puasa ke gunung :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha capeknya si ndak tapi tenggorokan kering si riz.. :D
      terus waktu pulangnya malah ngantuk dijalan..hehe

      Delete
    2. Haha, ya itu mah kecapekan masbro :D

      Delete
    3. ndak capek cuma ngantuk...#ngeyel haha

      Delete
  7. edaaan, ngabuburitnya di atas gunung rek, ihhh cakep banget deh pemandangannya, sukaaa sama yang namanya gunung

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak lumayan cakep meskipun sedikit berkabut...sama mbak..hoho..tau lah mbaknya yang sudah pernah menaklukkan Rinjani :D

      Delete
  8. Pemandangannya cakep Gan ... pengin nyoba ke Gunung Telomoyo tapi klo liat kondisi jalan gitu ngeri juga ya ... btw kalo bawa mobil biasa (bukan jenis jeep 4WD) bisa gak sampe puncak ? Atau ada ojek or sejenisnya gak di gerbang masuk ?
    terima kasih Gan ...
    Salam Lestari

    ReplyDelete

Jangan lupa ya tinggalkan komentar :)